Senin, 28 November 2016

Vespaku, Mengantarkan Yohanes Chandra Jadi Jutawan

Vespaku, Mengantarkan Yohanes Chandra Jadi Jutawan

Yohanes Chandra Eka, jika ingin sukses berbisnis semuanya harus dilandasi cinta dan kerja keras. Kedua kunci sukses tersebut telah dibuktikannya setelah berhasil meraih sukses lewat bisnis yang bermula dari rasa cintanya terhadap sebuah motor vespa miliknya. Meski tak berhasil mendapatkan selembar ijazah dari akademiknya, ia pun tak patah arang untuk mengambil sukses lewat jalur lain.
Yohanes Chandra Ekajaya pun kemudian membuka sebuah bisnisnya yang memiliki segmen yang cukup unik, yaitu bisnis apparel dan aksesoris bagi para pengendara vespa. Tumbuh dalam sebuah label bernama Vespaku ini dimulai dari tahun 2014. Awalnya, strategi untuk mengembangkan bisnis tersebut dengan menggunakan promosi ke beberapa media sosial. Melihat peluang besar, ia pun tak menyia-nyiakan momen tersebut hingga akhirnya ia menjual aksesoris vespa seperti helm, tas punggung, serta apparel semisal kaos, jaket, dan sebagainya.
Kini, Yohanes ChandraEkajaya dikenal sebagai pebisnis sukses, dimana ia melihat bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki penggemar vespa terbanyak di dunia. Ia berpikir bahwa vespa memiliki pasar yang sangat potensial. Untuk memantapkan langkah bisnisnya, Yohanes Chandra Ekajaya pun mengincar segmen kelas menengah ke atas sebagai target konsumennya. Untuk harga pun, lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur tersebut membanderole dengan harga yang bermacam, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Kini, omset bulanannya pun semakin naik yaitu Rp 350 juta per bulan untuk sepanjang tahun 2016.

Untuk menarik konsumen dan komunitas, Yohanes Chandra Ekajaya pun membuat sebuah outlet dengan modelkafe agar dapat menaikkan omset perusahaan sekaligus menjaring beberapa penggemar vespa di Indonesia. Ke depan, Vespaku berencana menjalin kerjasama dengan beberapa toko apparel asal Jepang yang menyediakan perlengkapan untuk para penggemar vespa modern.


EmoticonEmoticon