Minggu, 27 November 2016

Yohanes Chandra Mengeruk Pundi-Pundi Rupiah dari Rumah Boneka


Kesulitan dalam mendapatkan mainan berbahan kayu yang dapat dijadikan mainan para anak-anak, membuat Yohanes Chandra Eka membuat sebuah kerajaan mainan kayu yang semula diperuntukkan untuk anaknya. Kemudian di tahun 2007, Yohanes Chandra Eka membuat sebuah bisnis produksi mainan bernama “CraftsBoy”. 


Bermodalkan sisa potongan triplek dari bisnis interior manufaktur miliknya, Yohanes ChandraEkajaya mulai melakoni bisnisnya dengan merancang limbah kayu tersebut menjadi mainan kayu unik.Pilihan pertamanya ia membuat sebuah istana boneka yang diperuntukkan untuk anak-anak. Kerap diikutkan dalam berbagai event dan bazaar membuat para orang tua dan anak-anak cukup antusias. Selain membeli produk dari Craftsboy, para konsumen juga kerap memeasan mainan sesuai dengan keinginannya.
Kini Yohanes ChandraEkajaya dikenal sebagai pebisnis sukses yang menyematkan namanya dalam percaturan bisnis Indonesia. Kini ratusan pesanan kerap membanjiri Craftsboy. Bahkan, hari ini beberapa produk-produknya telah diekspor ke beberapa negara-negara Eropa.  Craftsboy menjual mainannya sekitar Rp 1 hingga Rp 15 juta, selain itu untuk rumah boneka ia membanderol dengan harga Rp 30 ribu hingga Rp 300 ribu,. dan mainan kayu berkisar antara Rp 120 ribu hingga Rp 900 ribu. Kedisiplinan, komitmen, dan inovasi produk menjadi kunci sukses Yohanes Chandra Ekajaya dalam mengembangkan bisnisnya.
Ke depan, YohanesChandra Ekajaya akan terus fokus untuk memperbaiki kualitas produk serta manajemen pemasarannya untuk masuk dalam pasar mancanegara. Selain menjemput sukses, Yohanes Chandra Ekajaya juga kerap mengisi beraneka workshop kreatif dalam bisnis maupun membuat mainan kayu agar diharapkan mampu memotivasi masyarakat Indonesia untuk berwirausaha secara mandiri.


EmoticonEmoticon