Selasa, 13 Desember 2016

Mi Cap Cus Milik Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya, Primadona Masyarakat Indonesia


Di tanah air, bakmi sudah dianggap sebagai salah satu alternative pilihan makanan utama kedua setelah nasi. Tak heran jika berbagai warung, kedai, bahkan gerobak dorong banyak yang menyediakan menu mie dengan beraneka macam varian rasa. Melihat kegemaran masayarakat yang suka mengkonsumsi mi, membuat pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya merentang sukses di bisnis mi yang diberi label bernama Mi Cap Cus. Bermula dengan kekecewaannya sebagai karyawan toko elektronik yang memiliki gaji yang tak sepadan, membuat laki-laki keturunan Eropa ini mendirikan bisnisnya di tahun 2008. Mengibarkan bendera PT Mie Sumber Alam, yang bergerak di industri kuliner tradisional.


Chandra Ekajaya


Begitulah, dengan modal Rp 120 juta, hasil jual mobil dengan pinjaman Bank Negara, pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya sempat mengikuti kursus dalam membuat bakmi di salah satu pabrik tepung terkemuka di Indonesia. Mi Cap Cus dapat dikatakan sebagai mie olahan dengan kemasan modern, dimana semangkuk mie dibanderol dengan harga Rp 6 ribu hingga Rp 12 ribu untuk tiap mangkoknya. Rata-rata mie Cap Cus berhasil menghabiskan sekitar 1000 hingga 1200 mangkok untuk tiap harinya. Kini, ia pun menggunakan sistem penjualan yang tak hanya warung saja, tetapi ia juga memiliki gerobak aktif hingga 178 mangkok.

Berkat kepercayaan konsumen dengan cita rasa Mi Cap Cus, pengusaha Yohanes ChandraEkajaya pun tak hanya menjangkau mi tersebut terbatas pada Jabodetabek saja, tapi meluas hingga ke sejumlah kota besar seperti Jogja, Semarang, Surabaya, Bandung, Gresik, Denpasar, hingga beberapa kota besar di Indonesia. Kini untuk tiap harinya pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan pendapatan bersih antara Rp 7 hinnga Rp 9 juta rupiah. Meski telah meraup sukses, pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya kini tak berhenti sampai di situ, dimana ia juga mengamankan kualitas rasa dan layanannya agar tidak membuat para konsumennya kecewa.

Meski semakin tahun kompetisi bisnis kuliner untuk mi semakin tinggi, pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya pun tak takut akan perkembangan bisnisnya. Hal itu dikarenakan, Mie Cap Cus memiliki penawaran lain yang tak dimiliki oleh warung-warung mie lainnya. Tawaran tersebut terletak pada topingnya yang menyediakan menu-menu seafood serta beberapa bahannya tidak mengandung bahan kimia (organik).


EmoticonEmoticon